Senin, 26 Januari 2009

Ramuan Peningkat Vitalitas Kaum Pria

phpQmIX74 Ramuan obat asli Indonesia sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat karena sudah terbukti khasiatnya. Di samping efek sampingannya sangat kecil dibandingkan dengan obat modern, harganya pun jauh lebih murah. Hanya saja membuat ramuan membutuhkan waktu dan ketelatenan.
Lalu timbul pertanyaan apakah karena itu, yang memanfaatkan sampai saat ini lebih banyak kaum perempuan daripada laki-laki? Tentu masih bisa diperdebatkan. Kenyataannya, beberapa pria masih enggan atau malu untuk menggunakannya.
Padahal tidak sedikit penyakit atau gangguan yang diderita kaum pria dapat disembuhkan dengan ramuan tradisional. Khasiat yang bisa ditangguk sebenarnya cukup banyak, itupun dengan pertimbangan yang menguntungkan. Karena ramuan yang tersaji dari berbagai bahan tradisional ini tanpa ada efek samping.
Kelebihan lain, untuk mendapatkan bahan-bahannya cukup mudah. Dengan harga yang dapat dijangkau semua kalangan, bahkan boleh dikata sangat murah harganya. Berikut ini kita ketengahkan berbagai obat ramuan tradisional untuk mengatasi keluhan pria, seperti impotensi dan ejakulasi dini;

Impotensi
Ramuan 1 ;
Untuk menyembuhkan impotensi non-organik (bukan karena suatu penyakit) ramuan di bawah ini dapat diminum setiap malam sebelum tidur, dua jam setelah makan malam selama satu bulan.
10 g adas
15 g pulosari
2 butir kuning telur ayam kampung
25 butir merica hitam
1 sdm madu murni
3 siung bawang putih

Cara membuat:
Adas, pulosari, merica hitam, dan bawang putih ditumbuk halus. Tambahkan sedikit air panas. Setelah dingin campurkan kuning telur, kocok sampai rata, baru masukkan madu. Aduk sampai rata dan makanlah sampai habis setiap malam hari.

Ramuan 2 ;
1 ons jahe
1 butir telur ayam kampung
1 butir jeruk nipis besar
1 sendok makan kecap manis
1 sendok makan madu murni
7 butir merica
3 kuncup laos
Cara membuat:
Jahe diparut diambil airnya, telur dikocok sampai halus. Jeruk nipis diperas diambil airnya, merica ditumbuk halus. Semua bahan dicampur dan diaduk rata. Ramuan yang sudah jadi ini diminum setengah jam sebelum beraksi.
Ramuan 3
20 g daun sembung legi
35 g daun kaki kuda
20 g biji pronojiwo
10 g akar alang-alang
10 g akar valerian
2 butir telur ayam kampung
Cara membuat:
Semua bahan direbus dalam empat cangkir air hingga tinggal setengahnya. Air rebusan ini diminum dua kali sebanyak satu cangkir, dan setiap kali minum ditambah satu butir kuning telur ayam kampung.

Khasiat Serba Guna Daun Encok

daun encok Sejak zaman dulu, tumbuh-tumbuhan sudah dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Terapi alami memang sangat baik, hanya saja kita sering malas melakukannya. Karena ingin yang praktis dan cepat. Padahal belum tentu langsung mengatasi penyakit.

Anda mengenal daun encok? Ternyata tumbuhan ini cukup banyak manfaatnya untuk kesehatan. Daun encok berasa pahit, dan ampuh untuk mengobati rematik sendi, memar, keseleo, nyeri lambung, kurap, dan kanker darah.
Rematik sering dialami orang tua. Tulang sendi terasa nyeri. Segera ambil daun encok segar segenggam. Dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan air hangat secukupnya sampai adonan seperti bubur. Kemudian gunakan untuk menggosok bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.
Sedangkan untuk sakit kepala caranya juga mudah. Siapkan daun encok secukupnya, lalu dipipis. Tambahkan sedikit minyak kelapa sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan di pelipis dan bagian kepala yang sakit selama 30 menit. Kencing kurang lancar pun bisa diatasi dengan daun ini.
Gunakan daun sendok secukupnya, tambahkan adas pulosari lalu giling halus. Gosokkan ramuan tersebut di bawah perut bagian bawah, tepat di posisi kandung kencing. Cukup 30 menit agar tidak terjadi lepuh.
Sementara untuk mengobati kanker darah, ambil akar daun encok, biji Livistona chinensis, Hedyotis diffusa (rumput lidah ular) dan Verbana officinalis (verbenae herba/ma bian cao), masing-masing 30g, dan Spica prunellae (xia ku cao/dari tumbuhan Prunella vulgaris L.) 15g.
Akar daun encok direbus terlebih dahulu selama 4 jam dengan air bersih secukupnya. Tambahkan air bila air rebusanya berkurang. Setelah 4 jam, baru bahan obat lain-lainya dimasukkan. Didihkan kembali selama setengah jam. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Sehari 3 kali, masing-masing sepertiga bagian.
Bagaimana dengan kelainan kulit? Ambil akar daun encok, lalu cuci dan tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit susu dan air sambil diaduk merata sampai menjadi adonan seperti pasta. Oleskan ke bagian tubuh yang sakit.
Namun, bagi wanita hamil dilarang menggunakan ramuan daun encok. Bila timbul keracunan pada kulit, cepat cuci dengan asam borat (boric acid). Daun hanya digunakan untuk pemakaian luar dan dibatasi selama 30 menit. (ais)